Antologi Puisi Odecya Puisi

Archive for June, 2008

Untukmu yang disana…..

Jangan kau kira aku tak rindu padamu
Jangan. Jangan kau berprasangka seperti itu
Di lubuk hatiku terdalam
Masih tersimpan indah namamu

Tapi apa hendak dikata
Malam ini aku tak bisa kesana
Mungkin kau mengira aku dusta
Padahal ini adalah realita

Aku gag punya ongkos sayang….. *sigh*

Posted under: Umum

Andaikan aku bisa memilih
Akan ku pilih dia sebagai teman hidupku

Andai aku bisa meminta
Akan ku pinta dia untuk mendampingi sepanjang waktuku

Tapi aku tak bisa memilih
Juga aku tak bisa meminta

Karena aku manusia biasa yg penuh dosa
Karena aku manusia hina yg penuh noda

Tuhan ampunilah dosa2ku…

Posted under: Umum

Aku mungkin termasuk orang gila
Gila. Yach…orang gila
Bagaimana tidak,
Disaat aku sedang merajut cinta dengan Ayu
Disaat itu pula aku selingkuh dengan adiknya

Yang sangat aku sesalkan adalah
Mengapa aku terlambat bertemu dengan Dini

Andaikan saja dia hadir disaat aku belum kenal dengan Ayu
Mungkin cerita pahit ini takkan pernah terjadi

Kini kedua gadis itu tak bisa ku miliki
Tak bisa. Dan tak akan pernah bisa. Selamanya

Karena mereka sekarang telah menikah :)

Posted under: Umum

Waktu HP berdering…
Matakupun mengerling…
Ahhh…ternyata bukan si darling..
Rasa ingin kubanting..

Saldo pulsa aku periksa
Sudah tak ada bersisa..
Benar2 rasa tersiksa..
Nelpon kamu tak bisa…

HP ku putar putar
Dengan jantung berdebar
Rasanya sudah tak sabar
Ingin mendengar kabar…

Akhirnya pulsa ku isi..
Ku telpon sibuah hati..
Kok HP mu mati….
Apakah kau tak perduli…

Informasi ku dapat…
Jaringan sedang sekarat…
Apa ku boleh buat…
Haruskah kirim surat…

Rindu ini menunggu…
Dengar lagi suaramu…
Juga canda tawamu…
Agar indah mimpiku…

Buaran, 15 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu

Lembut nafasmu harum dalam tidurmu…

Berhias senyuman manis dibibir mungilmu…

Aura kebahagiaan bersinar diwajah cantikmu…

Ketika kau panggil namaku dalam igau mu…

Meski malam semakin kelam…

Mata ini tak juga bisa terpejam…

Pikiranku menerawang menembus langit2 kamar…

Teringat hadirmu saat cintaku terlantar….

Saat kau ulurkan temali kasihmu…

Kedasar sumur dalam yang kering berbatu…

Ketika air mata ini berurai deras…

Saat jiwaku nyaris tak waras……

Badai hidupku kini telah sirna…

Saat seorang bidadari datang menjelma…

Bagiku kaulah bidadari cantik itu…

Yang kini telah menjadi istriku…

Selamat tidur sayangku tercinta…

Aku bersumpah akan selalu menjaga…

Kebahagiaan cinta kita berdua…

Tak akan lekang di telan masa…

13 Juni 2008, Yovan Wisnu

Posted under: Yovan Wisnu
Next Page »