Antologi Puisi Odecya Puisi

Archive for June, 2008

Aku bukan pangeran berlimpah selir
Aku juga bukan pungguk tak berharga
Aku hanyalah pemuja cinta
Yang menjadikan kau ratu dihatinya

Jika aku cemburu…
Mungkin kau sudah terlalu…
Atau mungkin aku belum mengenalmu…

Tapi kau harus tahu…
Aku takut kehilanganmu…
Dan belum teruji kesetiaanmu….

Suatu saat nanti…
Jika kau bangun dari mimpi…
Ingatlah aku disini…
Menunggumu dilorong sepi…
Cintaku takkan mati….

6 Juni 2008 Yovan Wisnu

Posted under: Yovan Wisnu

Sayangku sikembang goyang…
Indahmu membuatku mabuk kepayang…
Meski jika kepalamu peyang…
Engkau tetap yang paling aku sayang…

Sayangku sikembang sepatu…
Cintaku dan cintamu telah menyatu…
Meski kini kau berada jauh…
Kau selalu lekat dalam hatiku…

Sayangku sibunga melati…
Hanya engkaulah tambatan hati…
Meski jika putaran bumi terhenti…
Aku cinta kamu sampai mati…

Sayangku sibunga randu…
Tempatku menyimpan segudang rindu…
Tak mampu lagi kuhitung satu satu…
Aku bener bener rindu kamu…

11 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu

Tak perlu lagi saling bertanya…
Jika jawab tak kunjung tiba…
Jika kata sudah tak nyata…
Takkan kita menuai bahagia…

Temali waktu tak lagi terulur…
Semua rasa sudah mengendur…
Mungkin asa sudah terkubur…
Nasi telah menjadi bubur…

Jika ranting sudang mengering…
Daun dan buah tak lagi ada
Jika sudah tidak seiring….
Biarlah kita berpisah saja…..

10 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu

Mengapa kau ketuk pintuKu
Bukankah Aku yang mengetuk pintu hatimu?
Jika kau inginkan sesuatu….
Ucapkan saja dalam doamu
Pergi sana….Aku mau istirahat…
Permintaanmu sudah aku catat…

9 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu

Aku mungkin hanya kata-kata
Yang sering tersangkut dibibirmu…
Aku mungkin tiada makna…
Jika bukan dari hatimu…

Aku tak perlu berjubah…
Dan aku tak usah bergincu..
Jika sudah bulat tekadmu…
Lontarkan aku bagai peluru…
Siapa tau, aku memberimu seguci madu….

7 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu
« Previous Page  Next Page »