Hanya ‘kan jadikan ku abu
mengharap pelangi di musim kemarau
Hanya ‘kan jadikan ku rapuh
menunggu mentari di pekatnya mendung
Menjadikan dirimu permata
dalam buaian senandung luka
Menjadikan dirimu berlian
dalam peraduan bayang lara
Aku ingin apa adanya
sederhana kan semua bimbang
Aku mau apa adanya
biarkan hati menuntun arah
Aku ingin hujan
yang berawal tetes gerimis
Aku mau senyum
yang sungguh setulusnya
Begitu bermakna
begitu apa adanya
Leave a comment
Posted under: AnggrekBiru, Umum
fitri jomset Said:
November 20th, 2008 at 2:55 pm
huuuuuuuuuuu……………..so sweet
Korban.cinta.com Said:
November 20th, 2008 at 9:38 pm
Cintaqu tulus..nyaris apa adany.dlm bait yg berkisah,dlm nada yg penuh kasih
Cintaqu murni..hampir apa adanya.di stiap detik lalu,di menit2 usang
Cintaqu suci..tp cintaqu tak putih lagi.
Nazwa auliya Said:
November 22nd, 2008 at 8:10 pm
Tinggal dgku spenggal duka,menyusup ke tiap ruas tulang.tiap dtiknya memakan kewarasanku dan menjadikanku menggila.
Tinggal dgnku separuh nafas dalam hitungan detik saja menguap ke udara..
Mungkin saat inilah terakhir aku melihat matahari dgn airmata.
Werdi Said:
November 23rd, 2008 at 4:17 pm
Boleh dong bagi-bagi puisinya…
robii maulaana Said:
November 25th, 2008 at 11:31 pm
wah…. bagus bagus…. menyentuh hati tu bro !!!
èva Said:
December 1st, 2008 at 11:16 am
Wow…, buat Q terLena…,gw buangee..ett