Antologi Puisi Odecya Puisi

Archive for the ‘ Yovan Wisnu ’ Category

Waktu HP berdering…
Matakupun mengerling…
Ahhh…ternyata bukan si darling..
Rasa ingin kubanting..

Saldo pulsa aku periksa
Sudah tak ada bersisa..
Benar2 rasa tersiksa..
Nelpon kamu tak bisa…

HP ku putar putar
Dengan jantung berdebar
Rasanya sudah tak sabar
Ingin mendengar kabar…

Akhirnya pulsa ku isi..
Ku telpon sibuah hati..
Kok HP mu mati….
Apakah kau tak perduli…

Informasi ku dapat…
Jaringan sedang sekarat…
Apa ku boleh buat…
Haruskah kirim surat…

Rindu ini menunggu…
Dengar lagi suaramu…
Juga canda tawamu…
Agar indah mimpiku…

Buaran, 15 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu

Lembut nafasmu harum dalam tidurmu…

Berhias senyuman manis dibibir mungilmu…

Aura kebahagiaan bersinar diwajah cantikmu…

Ketika kau panggil namaku dalam igau mu…

Meski malam semakin kelam…

Mata ini tak juga bisa terpejam…

Pikiranku menerawang menembus langit2 kamar…

Teringat hadirmu saat cintaku terlantar….

Saat kau ulurkan temali kasihmu…

Kedasar sumur dalam yang kering berbatu…

Ketika air mata ini berurai deras…

Saat jiwaku nyaris tak waras……

Badai hidupku kini telah sirna…

Saat seorang bidadari datang menjelma…

Bagiku kaulah bidadari cantik itu…

Yang kini telah menjadi istriku…

Selamat tidur sayangku tercinta…

Aku bersumpah akan selalu menjaga…

Kebahagiaan cinta kita berdua…

Tak akan lekang di telan masa…

13 Juni 2008, Yovan Wisnu

Posted under: Yovan Wisnu

Aku bukan pangeran berlimpah selir
Aku juga bukan pungguk tak berharga
Aku hanyalah pemuja cinta
Yang menjadikan kau ratu dihatinya

Jika aku cemburu…
Mungkin kau sudah terlalu…
Atau mungkin aku belum mengenalmu…

Tapi kau harus tahu…
Aku takut kehilanganmu…
Dan belum teruji kesetiaanmu….

Suatu saat nanti…
Jika kau bangun dari mimpi…
Ingatlah aku disini…
Menunggumu dilorong sepi…
Cintaku takkan mati….

6 Juni 2008 Yovan Wisnu

Posted under: Yovan Wisnu

Sayangku sikembang goyang…
Indahmu membuatku mabuk kepayang…
Meski jika kepalamu peyang…
Engkau tetap yang paling aku sayang…

Sayangku sikembang sepatu…
Cintaku dan cintamu telah menyatu…
Meski kini kau berada jauh…
Kau selalu lekat dalam hatiku…

Sayangku sibunga melati…
Hanya engkaulah tambatan hati…
Meski jika putaran bumi terhenti…
Aku cinta kamu sampai mati…

Sayangku sibunga randu…
Tempatku menyimpan segudang rindu…
Tak mampu lagi kuhitung satu satu…
Aku bener bener rindu kamu…

11 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu

Tak perlu lagi saling bertanya…
Jika jawab tak kunjung tiba…
Jika kata sudah tak nyata…
Takkan kita menuai bahagia…

Temali waktu tak lagi terulur…
Semua rasa sudah mengendur…
Mungkin asa sudah terkubur…
Nasi telah menjadi bubur…

Jika ranting sudang mengering…
Daun dan buah tak lagi ada
Jika sudah tidak seiring….
Biarlah kita berpisah saja…..

10 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu
Next Page »