Antologi Puisi Odecya Puisi

Archive for the ‘ Yovan Wisnu ’ Category

Untukmu yang terkasih,
buatlah setiap detik kebersamaan ini menjadi kisah termanis…
untukmu yang terkasih,
gengamlah dengan erat jemariku ini,
jangan pernah kau ragui lagi bahtera asmara yang telah kita layari…
badai kehidupan memang tak pernah dapat kita duga,
tapi, percayalah…
kupastikan kepada mu,
kaulah pendamping hidupku, kini, esok,
dan selamanya hingga waktu yang takkan pernah berakhir…

this poem special for Mary n someone beloved…

A s A

Disini…

hangatnya mentari tak lagi terasa…

tapi semua tau, bukan karna mentari lelah berpijar…

Dan disini…

meski tak ada yang tau…

ada hati yang perlahan mati karna asa yang mulai pupus…

dan disini, dalam diam ini…

setiap saat aku masih memikirkanmu…

aku masih sangat menyayangimu…

Posted under: AnggrekBiru, Ara, Umum, Yovan Wisnu

Waktu HP berdering…
Matakupun mengerling…
Ahhh…ternyata bukan si darling..
Rasa ingin kubanting..

Saldo pulsa aku periksa
Sudah tak ada bersisa..
Benar2 rasa tersiksa..
Nelpon kamu tak bisa…

HP ku putar putar
Dengan jantung berdebar
Rasanya sudah tak sabar
Ingin mendengar kabar…

Akhirnya pulsa ku isi..
Ku telpon sibuah hati..
Kok HP mu mati….
Apakah kau tak perduli…

Informasi ku dapat…
Jaringan sedang sekarat…
Apa ku boleh buat…
Haruskah kirim surat…

Rindu ini menunggu…
Dengar lagi suaramu…
Juga canda tawamu…
Agar indah mimpiku…

Buaran, 15 Juni 2008 YW

Posted under: Yovan Wisnu

Lembut nafasmu harum dalam tidurmu…

Berhias senyuman manis dibibir mungilmu…

Aura kebahagiaan bersinar diwajah cantikmu…

Ketika kau panggil namaku dalam igau mu…

Meski malam semakin kelam…

Mata ini tak juga bisa terpejam…

Pikiranku menerawang menembus langit2 kamar…

Teringat hadirmu saat cintaku terlantar….

Saat kau ulurkan temali kasihmu…

Kedasar sumur dalam yang kering berbatu…

Ketika air mata ini berurai deras…

Saat jiwaku nyaris tak waras……

Badai hidupku kini telah sirna…

Saat seorang bidadari datang menjelma…

Bagiku kaulah bidadari cantik itu…

Yang kini telah menjadi istriku…

Selamat tidur sayangku tercinta…

Aku bersumpah akan selalu menjaga…

Kebahagiaan cinta kita berdua…

Tak akan lekang di telan masa…

13 Juni 2008, Yovan Wisnu

Posted under: Yovan Wisnu

Aku bukan pangeran berlimpah selir
Aku juga bukan pungguk tak berharga
Aku hanyalah pemuja cinta
Yang menjadikan kau ratu dihatinya

Jika aku cemburu…
Mungkin kau sudah terlalu…
Atau mungkin aku belum mengenalmu…

Tapi kau harus tahu…
Aku takut kehilanganmu…
Dan belum teruji kesetiaanmu….

Suatu saat nanti…
Jika kau bangun dari mimpi…
Ingatlah aku disini…
Menunggumu dilorong sepi…
Cintaku takkan mati….

6 Juni 2008 Yovan Wisnu

Posted under: Yovan Wisnu
Next Page »