<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Munajat Cinta</title>
	<atom:link href="http://www.munajatcinta.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.munajatcinta.com</link>
	<description>Kumpulan Munajat Cinta orang Indonesia</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 04:13:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Amilia Putri</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/amilia-putri/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/amilia-putri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 04:13:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iwan berri prima</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Aku tahu ini adalah CINTA &#8230;
Menatap yakin menggapai asa
Meskipun, nazarmu menjadi pembatas cinta kita
 
Hari-hari yang pasti terus kita lalui
Dan tibalah, rasa suka ini berubah menjadi sayang&#8230;.
 
Seberat apapun jalan kita
Yakin pada satu kekuatan cinta&#8230;..
 
Aku menyayangimu putri&#8230;.
Aku siap untuk menjadi pendamping hidupmu&#8230;
Meskipun nanti takdir ku tidak memihak&#8230;
 
Maafkan, Aku lemah&#8230;
Saat merindukanmu
Dan, tunggulah aku diakhir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Aku tahu ini adalah CINTA &#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Menatap yakin menggapai asa</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Meskipun, nazarmu menjadi pembatas cinta kita</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hari-hari yang pasti terus kita lalui</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dan tibalah, rasa suka ini berubah menjadi sayang&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Seberat apapun jalan kita</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Yakin pada satu kekuatan cinta&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Aku menyayangimu putri&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Aku siap untuk menjadi pendamping hidupmu&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Meskipun nanti takdir ku tidak memihak&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Maafkan, Aku lemah&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Saat merindukanmu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dan, tunggulah aku diakhir nazarmu&#8230;</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/amilia-putri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>APA ADANYA</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/apa-adanya/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/apa-adanya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 19:44:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puguh</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[AnggrekBiru]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Hanya &#8216;kan jadikan ku abu
mengharap pelangi di musim kemarau
Hanya &#8216;kan jadikan ku rapuh
menunggu mentari di pekatnya mendung
Menjadikan dirimu permata
dalam buaian senandung luka
Menjadikan dirimu berlian
dalam peraduan bayang lara
Aku ingin apa adanya
sederhana kan semua bimbang
Aku mau apa adanya
biarkan hati menuntun arah
Aku ingin hujan
yang berawal tetes gerimis
Aku mau senyum
yang sungguh setulusnya
Begitu bermakna
begitu apa adanya
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya &#8216;kan jadikan ku abu<br />
mengharap pelangi di musim kemarau<br />
Hanya &#8216;kan jadikan ku rapuh<br />
menunggu mentari di pekatnya mendung</p>
<p>Menjadikan dirimu permata<br />
dalam buaian senandung luka<br />
Menjadikan dirimu berlian<br />
dalam peraduan bayang lara</p>
<p>Aku ingin apa adanya<br />
sederhana kan semua bimbang<br />
Aku mau apa adanya<br />
biarkan hati menuntun arah</p>
<p>Aku ingin hujan<br />
yang berawal tetes gerimis<br />
Aku mau senyum<br />
yang sungguh setulusnya</p>
<p>Begitu bermakna<br />
begitu apa adanya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/apa-adanya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dear Nazh</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/dear-nazh/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/dear-nazh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 12:02:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>feyra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[Dear Nazh……
Aku tahu surat ini tidak akan pernah sampai padamu. Aku tahu kau tak kan pernah membacanya dan mengerti apa yang saat ini sedang berkecambuk dalam hatiku. Bukan karena aku tak ingin kau tahu semua itu atau karena tak ingin mengirimnya untukmu. 
Aku merindukanmu, Nazh…. Tapi aku tak tahu harus mengirimnya kemana ….. karena aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Dear Nazh……</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Aku tahu surat ini tidak akan pernah sampai padamu. Aku tahu kau tak kan pernah membacanya dan mengerti apa yang saat ini sedang berkecambuk dalam hatiku. Bukan karena aku tak ingin kau tahu semua itu atau karena tak ingin mengirimnya untukmu. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Aku merindukanmu, Nazh…. Tapi aku tak tahu harus mengirimnya kemana ….. karena aku tak tahu dimana kamu sekarang. Tapi biarlah kuungkapkan semuanya malam ini biar semua tahu bahwa benar aku kehilanganmu dan betapa aku sangat mencintaimu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Beberapa hari yang lalu masih sempat kudengar lembut suaramu meski hanya lewat telpon. Saat itu aku begitu bahagia mendengar cerita dan ocehanmu, tentang kerinduanmu padaku dan tentang keinginanmu untuk mengunjungiku<span style="yes;"> </span>hari Sabtu nanti. Tak tergambarkan betapa bahagianya aku apalagi sudah sekian minggu aku tidak bertemu denganmu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Entahlah Nazh…..terkadang aku merasa engkau begitu jauh dariku padahal kita berada dalam satu kota. Aku seringkali berprasangka mungkin kau sudah melupakanku. Tapi cintaku kepadamulah yang selalu mmbuatku bertahan hingga tak terasa 1 tahun sudah hubungan kita </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Suka duka dalam realita cinta telah banyak kualami sejak bersamamu, Nazh…kendati lebih banyak kepedihan yang kurasakan, tapi kuhargai semua itu sebagai pengorbananku kepadamu. Aku tidak pernah menyesal karena mencintaimu. Setidaknya dengan mengenalmu aku menemukan warna yang lain dalam kehidupanku. Aku yang selama ini dikenal sangat cuek dengan makhluk yang namanya cowok, aku yang dulunya tidak percaya dengan yang namanya “cinta”,akhirnya pun harus mengakui bahwa cinta milik semua orang dan sangatlah manusiawi bila seseorang ingin dicintai, dan itu ingin kudapatkan darimu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">Mengapa aku justru jatuh<span style="yes;"> </span>cinta padamu? Kau hanyalah sosok yang biasa saja, kau datang dengan kesederhanaanmu, kesederhanaan yang amat sangat sederhana<span style="yes;"> </span>yang kadang – kadang membuatku sakit hati. Terkadang aku berfikir apakah kau benar- benar mencintaiku ataukah aku hanya satu dari seribu cinta yang kau miliki ?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="small;"><span style="IT;" lang="IT">Seringkali aku mendengar cerita yang miring tentangmu yang selalu kau sanggah saat kutanya kebenarannya padamu. Katamu, hanya aku yang kau sayang tapi temanmu sendiri yang mengatakan gossip itu kepadaku. Mana yang harus kupercaya, Nazh….? Jujur, aku tak ingin mendengar semua itu, sampai akhirnya aku membuktikannya sendiri, kau pacaran dengan seseorang yang aku kenal. </span><span style="RomanD;">Duniaku seakan runtuh saat itu dan kulakukan hanya menangis,,,,menangis… dan menangis&#8230;&#8230;&#8230;.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Tapi sekali lagi cintakulah yang menang dalam peperangan hatiku antara melupakanmu atau mempertahankanmu. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Tolonglah…..aku ingin membencimu,aku ingin melupakanmu,melupakan semua yang pernah terjadi diantara kita…..tapi aku tak bisa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="small;"><span style="IT;" lang="IT">Sekarang kau telah pergi, Nazh…..entah kemana…..aku tak tahu…..dan parahnya itu kutahu dari sahabat kita sendiri sehari setelah kepergianmu. </span><span style="RomanD;">Kenapa kau begitu tega <span style="yes;"> </span>Honey….?? Kenapa……??</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="small;"><span style="IT;" lang="IT">Sore itu….mama bilang kamu datang kerumah mencariku. </span><span style="RomanD;">Aku bahagia,ternyata kau masih mengingatku. Kupendam hasratku tuk segera bertemu denganmu karena kau tlah berjanji akan datang hari Sabtu nanti. Tapi harapanku hanya tinggal harapan belaka. Tidak ada Sabtu yang romantis, tidak ada Sabtu yang bahagia sekalipun semestinya Sabtu itu adalah hari yang paling membahagiakan dalam hidupku..</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Kamis yang cerah….aku terbangun saat kudengar suara sahabat kita. Tak ada yang lain terlintas dibenakku saat itu selain dirimu. Dengan sumringah kutanyakan keadaanmu berharap aku akan mendapatkan berita seperti yang kuharapkan. Tapi apa yang kudapat……?? Suatu jawaban yang sungguh mebuatku kecewa dan patah hati.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">“ dia telah pergi sejak kemarin ….” Ya Tuhan…..kalimat itu ….aku menyesal menanyakan keberadaanmu saat iu, Nazh….apalagi mungkin kau tak pernah kembali lagi. Berarti kedatanganmu kemarin itu adalah terakhir kalinya ? dan aku tidak sempat bertemu denganmu….. oh….aku menyesal, Nazh….menyesal sekali….</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">Tapi kamu bohong….kamu bilang akan menemuiku hari Sabtu nanti…..mengapa kau mengingkarinya …………………………..? </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="small;"><span style="IT;" lang="IT">“Tidakkah kau merindukanku……?” masih kuigat sebait pertanyaan yang kau lontarkan padaku ditelp waktu itu. </span><span style="RomanD;">Amat sangat, Nazh…. Tiada hari yang kulalui tanpa merindukanmu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">“ Aku merindukanmu, Sayang…..” berdesir setiap pembuluh darahku saat kau ucapkan kata – kata itu. Benarkah…..aku tidak sabar menunggu Sabtu tiba…</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Sabtu…..hari dimana semestinya kau datang dengan senyuman khasmu</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Sabtu….hari bahagiaku, ulang tahunku,dan aku ingin membagi kebahagiaan itu bersamamu. Tapi kini…..aku kecewa….aku marah….aku menangis……ditengah hangar bingarnya suasana, aku merasa sendiri <span style="yes;"> </span>dan terpuruk dalam kesedihanku.. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Ah…. Sabtu yang kelabu ……………… Ulang tahun yang kelabu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Dear Nazh…..</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Kamu masih ingat Dealova kan……</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Dealova……lagu kenangan kita berdua……akankah berlalu begitu saja seperti angin tanpa bekas ?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Masihkah akan menjadi lagu kita bersama, Nazh….?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Akankah aku terlintas dalam fikiranmu ketika lagu ini bergema ?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">Dealova…..biarlah menjadi kenangan abadi dalam hatiku. Biarlah alunannya yang begitu indah jadi pengiring kepergianmu yang tanpa pesan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">Sekalipun saat ini tak kuasa ku menahan airmataku yang terus saja berderai , tapi aku harus belajar untuk tegar….</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">Maafkan karena tak merelakanmu pergi,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">Maafkan karena mencintaimu begitu dalam….</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Mungkin aku memang harus melupakanmu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="RomanD;"><span style="small;">Dealova masih terus mengalun,seakan berlomba dengan airmataku. Tapi dengan tulus aku berdoa,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">“ Tuhan, lindungi dia! Sekalipun mungkin saat ini dia telah melupakanku. Tapi… Kalau boleh meminta, biarlah dia hanya untukku saja, biarlah dia mencintaiku sebagaimana aku mencintainya.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">Ku harap kau bahagia dengan apa yang kau nikmati sekarang, Nazh…….</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;">Dan izinkan aku berkata ‘ aku mencintaimu ‘ sekalipun mungkin kau tak mendengarnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span style="IT;" lang="IT"><span style="small;"> </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/dear-nazh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Senandung Cinta Kupu-Kupu</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/senandung-cinta-kupu-kupu/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/senandung-cinta-kupu-kupu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 06:03:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iwan berri prima</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[AnggrekBiru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[oleh: Amilia Putri
Dulu beku!
sayap sayap yang kaku &#38; lemah..
kabarku?!  Dulu sepi &#38; hanya suara hati. Tersedu sendiri,
kadang tak peduli!
Pada rintih hati yang mengadu pada salju &#38; pohon mati!
Aku berjalan merunduk, bergesek daun daun berserak pilu! Mencari tawa &#38; sungging senyum di taman taman bisu.. Tersandung &#38; terjatuh, batu batu yang bertebar..
Kaki, terluka &#38; berdarah&#8230;
Seabad bersama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>oleh: Amilia Putri</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">Dulu beku!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">sayap sayap yang kaku &amp; lemah..</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">kabarku?!  Dulu sepi &amp; hanya suara hati. Tersedu sendiri,</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">kadang tak peduli!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">Pada rintih hati yang mengadu pada salju &amp; pohon mati!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">Aku berjalan merunduk, bergesek daun daun berserak pilu! Mencari tawa &amp; sungging senyum di taman taman bisu.. Tersandung &amp; terjatuh, batu batu yang bertebar..</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">Kaki, terluka &amp; berdarah&#8230;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">Seabad bersama sunyi!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">Dan sebelum mati, biasan kehangatan,</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">cairkan bau kehampaan.. ah Kaulah musim semiku&#8230;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">Nafas - nafasmu yang dirindukan <span class="yshortcuts">kupu - kupu</span>..</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="left;"><strong><span style="&quot;Gloucester MT Extra Condensed&quot;;">Jambi, 02 oktober 2008</span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/senandung-cinta-kupu-kupu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>JALAN LURUS</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/jalan-lurus/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/jalan-lurus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 05:13:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>F-DEE</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[AnggrekBiru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[MAAFKAN AKU KARENA MELUPAKANMU
BELENGGU INI
TERUS MENGIKAT HATIKU
HINGGA AKU LUPA
MENYEBUT NAMAMU
INGIN KEBERSIHKAN HATIKU
AGAR SELALU DEKAT DENGANMU
NAMUN RASA INI
SEOLAH MEMBELOKKAN AKAL SEHATKU
OH.. ROBB
BIMBINGLAH AKU
AGAR TETAP LURUS JALANKU
DAN KUSERAHKAN SEGALANYA PADAMU
SUCIKANLAH CINTA INI
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAAFKAN AKU KARENA MELUPAKANMU</p>
<p>BELENGGU INI</p>
<p>TERUS MENGIKAT HATIKU</p>
<p>HINGGA AKU LUPA</p>
<p>MENYEBUT NAMAMU</p>
<p>INGIN KEBERSIHKAN HATIKU</p>
<p>AGAR SELALU DEKAT DENGANMU</p>
<p>NAMUN RASA INI</p>
<p>SEOLAH MEMBELOKKAN AKAL SEHATKU</p>
<p>OH.. ROBB</p>
<p>BIMBINGLAH AKU</p>
<p>AGAR TETAP LURUS JALANKU</p>
<p>DAN KUSERAHKAN SEGALANYA PADAMU</p>
<p>SUCIKANLAH CINTA INI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/jalan-lurus/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyusun Melodi</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/menyusun-melodi-2/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/menyusun-melodi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 09:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mengertihidup.blogspot.com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Ada setetes gairah
Mengganggu bergemuruh
Dari desiran pasir pantai
Tapi bagi dia semua itu samar
Padahal raga tak bersua
Ini tak menyusun melodi
Lalu desah meraja
Sudahlah aku reda
Biar meredam saja
Dimana aku dulu
Biar rasa tak begini
Merendahkan hati di bukit palsu
Berhias dan merayu
Masih ada jawaban
Sedangkan kata membisu
Hanya jiwa yang resah
Lalu untuk apa seandainya
Bukankah dunia nyata
by.Midea
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada setetes gairah<br />
Mengganggu bergemuruh<br />
Dari desiran pasir pantai<br />
Tapi bagi dia semua itu samar<br />
Padahal raga tak bersua<br />
Ini tak menyusun melodi<br />
Lalu desah meraja<br />
Sudahlah aku reda<br />
Biar meredam saja<br />
Dimana aku dulu<br />
Biar rasa tak begini<br />
Merendahkan hati di bukit palsu<br />
Berhias dan merayu<br />
Masih ada jawaban<br />
Sedangkan kata membisu<br />
Hanya jiwa yang resah<br />
Lalu untuk apa seandainya<br />
Bukankah dunia nyata</p>
<p>by.Midea</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/menyusun-melodi-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sirna</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/sirna/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/sirna/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 03:46:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danze</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[AnggrekBiru]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[bidadari]]></category>

		<category><![CDATA[Punah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Saat mentari sirna
dalam pelukan seekor bidadari
Hati teriris duka
menanti sang rembulan penuhi janji
Bagai punguk merindukan bulan
terkurung beku diruang bisu
hanya diam mulut bersumpah
tubuh kaku beku termakan rindu
hancur
sirna
basi
mati
untuk seekor bidadari terkurung sepi.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat mentari sirna<br />
dalam pelukan seekor bidadari<br />
Hati teriris duka<br />
menanti sang rembulan penuhi janji</p>
<p>Bagai punguk merindukan bulan<br />
terkurung beku diruang bisu<br />
hanya diam mulut bersumpah<br />
tubuh kaku beku termakan rindu</p>
<p>hancur<br />
sirna<br />
basi<br />
mati</p>
<p>untuk seekor bidadari terkurung sepi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/sirna/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jejak langkah bidadari</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/jejak-langkah-bidadari/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/jejak-langkah-bidadari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 07:54:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danze</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[AnggrekBiru]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[bidadari]]></category>

		<category><![CDATA[horison]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Pijak kaki kaku di pantai
Jejak basi bisu ditelan ombak
Sang banyu perlahan berontak
Hentak kaki melangkah santai
Langit merah merekah padam
Sang surya jauh ditelan samudera
Sejauh pandang menjelang malam
Diam kaku tak bersuara
Diujung horison mengucap janji
santun kata merangkai puji
mulut bersumpah memohon do&#8217;a
do&#8217;a sang insan penikmat dunia
Jejak kaki kaku ditelan ombak
di ujung horison sang surya padam
Wahai sang Pencipta Alam
bawalah langkahku tanpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pijak kaki kaku di pantai<br />
Jejak basi bisu ditelan ombak<br />
Sang banyu perlahan berontak<br />
Hentak kaki melangkah santai</p>
<p>Langit merah merekah padam<br />
Sang surya jauh ditelan samudera<br />
Sejauh pandang menjelang malam<br />
Diam kaku tak bersuara</p>
<p>Diujung horison mengucap janji<br />
santun kata merangkai puji<br />
mulut bersumpah memohon do&#8217;a<br />
do&#8217;a sang insan penikmat dunia</p>
<p>Jejak kaki kaku ditelan ombak<br />
di ujung horison sang surya padam<br />
Wahai sang Pencipta Alam<br />
bawalah langkahku tanpa jejak</p>
<p>di ujung horison sang surya padam.</p>
<p>d@nzelismed.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/jejak-langkah-bidadari/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Enyah lah</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/enyah-lah/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/enyah-lah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 13:24:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danze</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[AnggrekBiru]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[bidadari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[pikirku terbang bersama duka
tangisku bernyanyi bersama luka
mimpiku punah bersama angan
asaku mati bersama kenangan
tarian jemari bernyanyi pantun
lidah berdarah tergores santun
hati meringis menangisi luka
mulut bersumpah memohon do’a
@danze, ruang bisu
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pikirku terbang bersama duka<br />
tangisku bernyanyi bersama luka<br />
mimpiku punah bersama angan<br />
asaku mati bersama kenangan</p>
<p>tarian jemari bernyanyi pantun<br />
lidah berdarah tergores santun<br />
hati meringis menangisi luka<br />
mulut bersumpah memohon do’a</p>
<p>@danze, ruang bisu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/enyah-lah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Seekor Bidadari (part II)</title>
		<link>http://www.munajatcinta.com/untuk-seekor-bidadari-part-ii/</link>
		<comments>http://www.munajatcinta.com/untuk-seekor-bidadari-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 13:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>danze</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[AnggrekBiru]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[bidadari]]></category>

		<category><![CDATA[seekor bidadari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munajatcinta.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Untuk seekor bidadari
bidadari,
kau hinggap di dahanku
dahan penuh kesombongan dan tipuan
kepalsuan dan kemunafikan
berharap secercik cintaku
bidadariku,
jangan kau rusak akar cintaku
dengan luka sayap patahmu
aku hanya ingin cintamu
bukan cerita lukamu.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk seekor bidadari</p>
<p>bidadari,<br />
kau hinggap di dahanku<br />
dahan penuh kesombongan dan tipuan<br />
kepalsuan dan kemunafikan<br />
berharap secercik cintaku</p>
<p>bidadariku,<br />
jangan kau rusak akar cintaku<br />
dengan luka sayap patahmu<br />
aku hanya ingin cintamu<br />
bukan cerita lukamu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munajatcinta.com/untuk-seekor-bidadari-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
