RadenMas @ AnggrekBiru.Com

Profil Penulis


KenzT


Facebook ID

kenzt


Twitter ID

kenzt


Blog Pribadi

KenzT Blog


Poke KenzT in Facebook

Poke KenzT


Tags

Tags:



Tulisan berikut ini merupakan hasil pindahan dari Situs Puisi AnggrekBiru.Com. Tulisan ini hadir di Puisi AnggrekBiru dalam bentuk komentar yang belum dimoderasi pada posting berjudul “Cinta Sejati“. Demi menjaga kesesuai peruntukan, maka komentar tersebut saya tampilkan disini dalam kategori “RadenMas’ sesuai inisial pengirim.

Berikut tulisannya:

Cinta sejati? Harus dialami dan dipercayai oleh siempunya cinta. Saat aku masih berseragam putih-biru sekian waktu yang lalu, di kelas terakhir aku jalin cerita cinta. Belajar bersama, kadang main sama-sama, akhirnya membuat hubungan menjadi dekat. Kami lantas jadian. Nggak ada kata cinta, hanya kami saling suka dan saling menyayangi. Aku pantang berkata I Love You, karena pikirku, anak seragam putih-biru belum pantas mengucapkannya. Yang kutahu, gadis itu juga sejiwa dan sehati denganku. Entah kenapa sebabnya, saat perpisahan sekolah, selesai juga cerita cinta itu. Saat aku berseragam putih abu-abu, aku masih mencari keberadaan gadisku ini. Namun, karena berlainan sekolah kami tak pernah saling ketemu dan berhubungan lagi. Selama berseragam putih abu-abu, aku mendekati juga beberapa teman gadisku tapi entah kenapa tidak ada yang srek dihati. Dan ketika aku diterima disebuah fakultas favorit, di sebuah PTN favorit di kota pelajar, aku mendengar kabar, gadis “seragam putih-biruku” juga diterima dan ternyata kami hanya dipisahkan oleh sebuah jalan. Yah, fakultas kami hanya berseberangan jalan. Aku masih jomblo, dan terus kucari gadisku ini. Tidak pernah kutemukan. Tiba-tiba aku mendengar kabar, gadisku menikah dengan orang lain. Kusempatkan hadir, tapi saat tiba di gedung resepsi pernikahannya, aku tak kuasa untuk masuk dan menyalaminya. Aku hanya melihatnya dari kejauhan, di luar gedung. Aku sedih, jengkel, cemburu dan sinis kenapa gadisku harus menikah duluan, dengan orang yang menurutku, hanya pantas jadi kakak tertuanya. Gadisku menikah dengan orang yang terpaut usianya jauh dengannya.
Dengan segala keberanian dan ditemani sahabatku, aku datang ke rumahnya dan mengucapkan selamat kepadanya dan suaminya. Dia kaget, tidak percaya saat aku datang. Setelah itu aku tak mendengar ceritanya lagi. Setelah lulus menjadi sarjana aku kemudian merantau ke ibukota, menikah dan menetap di kota kembang. Istriku kini memang menjadi pilihan hidupku dan aku memiliki anak laki-laki yang hebat kelas 4 SD. Tapi diam-diam aku suka mencari keberadaan gadis seragam putih-biruku. Kutemui dia melalui sebuah situs pendidikan. Ternyata dia kini menjadi pengajar di sebuah PTN ternama di kota pelajar, mempunyai sepasang anak, laki-perempuan usia remaja. Yah, karena dia menikah muda saat itu.

Takdir tidak dapat ditolak, aku terkena imbas PHK dari kantor, yang membuatku kembali ke kota pelajar, kota dimana aku lahir, besar dan bersekolah. Kedua orangtuaku menyuruhku kembali ke sini, menempati rumah mereka yang kosong. Aku lantas memulai kehidupan baruku, berwirausaha bersama istriku di kota pelajar ini.

Ketika hari ulang tahunnya (aku masih sangat mengingat hari kelahirannya), kucoba kirim sms mengucapkan selamat. Sambil mencantumkan inisial radenmas. Nama yang pernah dia berikan padaku saat kami masih bersama, dan sama-sama berseragam putih-biru. Tak kusangka, setelah berpisah sekian lama, dia masih mengingatku bahkan dia mengatakan nama radenmas hanya ada satu di sekolah kami dulu. Singkatnya, kami bertemu dengan suasana yang berbeda karena status kami. Kami sepakat untuk saling mendoa dan saling mendukung satu sama lain. Aku senang menemukan gadisku ini.

Disebuah awal bulan, tak dinyana, dia menceritakan betapa perjalanan hidupnya sangat getir, mencekam, ketakutan sehingga dia memutuskan mengubur semua masa lalunya. Tak ada yang tersisa sedikitpun dimasa lalunya, kecuali aku, katanya. Disuatu kesempatan, sebelum memutuskan menikah dengan suaminya sekarang, dia sempat berharap aku akan datang, menjemputnya dan membawanya pergi jauh dari kota pelajar ini. Tapi aku katanya, tak pernah datang dan membawanya pergi. Dia merasa lebih tersentak dan kaget saat kukatakan, “kita hanya berseberangan jalan ketika kuliah”. Matanya berkaca-kaca sambil berkata lirih bahwa dia berharap aku akan menikahinya saat itu. Aku juga lantas ingat, masih dengan berseragam putih-biru, aku memang pernah berjanji dalam hatiku akan memperistrinya kelak. Itu harapanku dulu kepadanya yang kusimpan dalam hatiku. Namun ternyata perjalanan hidup tidak seperti yang kita rencanakan, karena ada kuasa yang lebih tinggi dari kita sebagai manusia. Allah Swt, Tuhan semesta alam dan semua makhluk hidup ciptaan-Nya. Dia kemudian mengatakan lagi, “hanya ada cinta sejati dalam hatiku, dan kaulah pria itu”. Aku sendiri menyadari, selama ini mencarinya. Aku tidak pernah serius dengan wanita lain saat masih SMA maupun kuliah. Aku menikah dengan istriku kini, karena kodratku sebagai laki-laki. Saat itu aku memang berharap gadisku inilah yang jadi pendampingku, tapi ternyata dia menikah dulu dan baru kini kutahu cerita hidupnya.

Dibalik keceriaannya menjadi pengajar, supel pergaulannya, keramahannya, kebaikannya, menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya dan menjadi istri yang baik bagi suaminya. Tersimpan duka, luka dan lembaran yang sangat kelam, menakutkan, menimbulkan trauma berkepanjangan hingga memutuskan mengubur dan tak mau mengingat masa lalunya.

“Kaulah jendelaku, oksigenku dan pemacu semangatku untuk menjalani kehidupan kini”, katanya padaku awal bulan itu.
(CINTA SEJATI, TAK AKAN PERNAH MATI. SLALU MENGHIASI, KETULUSAN CINTA INI – Cinta Sejati, Ari Lasso lagu kami berdua kini).

11 komentar

  1. yovan wisnu says:

    Sorry Mas Ken, prinsip saya mengharuskan saya menghapus semua jejak cinta saya kalo si doi sudah jadi milik orang lain (nikah dengan orang lain).

  2. dd_zae says:

    maf ya…
    aku terharu dengan masa lalunya
    tp walau bagaimanapun skg mas udah punya istri, kasian istri mas ken yang mungkin percaya bgt ama mas ken, tp mas ken msh saja mencari gadis putih biru itu..
    biarkan gadis putih biru itu jadi hiasan dimasa lalu..

  3. KenzT says:

    @DD-Zae:
    He..he.. itu bukan saya lagi… tapi seorang Lelaki berinisial Raden Mas….

    Tenang aja bro…

  4. Read-One says:

    wah mas (siapapun orangnya) masa lalu biar berlalu, takdir Illahi, udah jadi jalan kita masing2. yang pnting jalani yang kita hadapi sekarang. jangan terlalu kebawa perasaan masa lalu.

  5. AchA says:

    so georgeous,,,,
    crtax mengharukan,,
    lo pztie ngrsaen pnyslan yg dalem bgt yah..??

    tpi..,,,wlo bgemanepund klean dagh pux jalan msieng”…
    cnta kalean bsa ttep ada di dalam hti kalean msieng” utk menyemangatti hdup lo..
    tpi lo hrs ttep mncoba utk mncintai istri lo yg skrg,,,
    cz u have get merried wth your wife,, and u will give your love 2 her anyway..

    hope u all right..

    keep sabar yaw… ^_^

    xxAchAxx

  6. Maya says:

    Sdh bgtz….
    Crita diats mirip dgn kbrdaanku yg mncintai ssorang lelaki,ak mncintai dia sbg pnggemar glp slama 3 thn stlhnya 4 thn ia mngtahui kbradaanku tp pprknalanku slama s thn hny sga2 blaka

  7. saiful says:

    yg penting kita hrs mnyadari klo ms lalu tu dalah sbuah “tanda” yg mn bsa kita gunakan tuk mnuju k ms dpn….

  8. Aq pkr kita bs belajar dr pengalaman mas..bahwa sesuatu yg menyedihkan akan terjadi pabila kita tidak memperjuangkan apa yg kita yakini..dan kita akan menyesal..

  9. anita says:

    mgkn aku jg bs ikud merasakan itu.. aku pernah bersama seseorang yang 10 tahun di atasku dan kini dia sudah menikah,,namun cinta tetap tersimpan dalam hati kita berdua

  10. naked mud says:

    gini aj key… buat yg simpel aj…
    anggaplah smua yg buruk,,, jelek,,, and yg nggak mengenakkan hati menjadi pengalaman yg berarti buat esok yg lebih baik… OK…

    By. R4d3n iWAk M4s naked mud

    smile…

    and klo dah gak than lage ya yg simpel-simpel aj…
    yaitu…
    MARILAH KITA MALEZ BERNAPAS… OKay pren…

  11. yanti says:

    saya mengerti apa yg dirasakan dsenmas dan si gadis putih birunya karena asya pun mengalami hal yg persis sama dengan mereka. dan saya tidak mampu melepasjkan diri dari jerat vcinta sejati saya

Tulis komentar

Tentang MC | Daftar Penulis | Facebook Puisi MC | Twitter | Kebijakan
Wordpress Theme Designed by KenzT