Antologi Puisi Odecya Puisi

Terangkai kata ku hanya untuk selintas kau baca

Walau hanya beberapa kata

Aku sudah sangat senang

Walau hanya beberapadetik

Aku sudah amat bahagia …

Sekian detik …

Pikiran ku selalu terlintas dirimu

Senyuman mu selalu menghiasi detik detikku

Bergetar hati ku saat memikirkan mu

Sekian hari …

Aku selalu memimpikan mu

Memimpikan dirimu yang takbisa ku raih …

Hati ku puas walau hanya bertemu di mimpi

Sekian Minggu

Hati ku tak mampu menahan rindu

ku coba bertahan dari kisah ku ini

walau akan terasa pahit

Sekian Bulan …

Aku selalu berharap mimpiku kan menjadi kenyataan

“Andai” … selalu saja Menghiasi hidupku …

“Andai” … ku bersama mu kasih …

Sekian tahun …

Aku selalu berdoa agar harapan ku terwujud …

Tuhan sampaikan perasaan ku ini pada nya

Aku tidak dapat menahan rinduku ini …

Sampai sekian waktu ini …

Aku selalu memikirkan mu …

Aku selalu memimpikan mu …

Aku selalu bertahan ….

Aku masih mengharapmu …

1 CommentMake A Comment
  • a gravatar

    Fharet Said:  

    Ku tak bìsa lagì untuk berfikir
    Tak bìsa lagi untuk berbuat
    Tak bisa lagi untuk bemimpi
    Karna ku sadari smua ìtu tak kan trjdì
    Smuanya hanya impian
    Hanya hayalan
    Yang tak kan pernah jadi kenyataan
    Sebab dia tak pernah sedikitpun memikirkan hal itu.

Leave a comment

Posted under: AnggrekBiru, Umum